Nasionalisme

Posted: Agustus 28, 2010 in tulisan Heri yang lainnya,,click this

NASIONALISME

Dalam bahasa Indonesia, istilah nasionalisme memiliki dua pengertian: paham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri dan kesadaran keanggotan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu. Dengan demikian, nasionalisme berarti menyatakan keunggulan suatu afinitas kelompok yang didasarkan atas kesamaan bahasa, budaya, dan wilayah. Istilah nasionalis dan nasional, yang berasal dari bahasa Latin yang berarti “lahir di”, kadangkala tumpang tindih dengan istilah yang berasal dari bahasa Yunani, etnik. Namun istilah yang disebut terakhir ini biasanya digunakan untuk menunjuk kepada kultur, bahasa, dan keturunan di luar konteks politik.

Dengan demikian, definisi nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris “nation”) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia. Menurut para ahli, ikatan nasionalisme tumbuh di tengah masyarakat saat pola pikirnya mulai merosot. Ikatan ini terjadi saat manusia mulai hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dan tak beranjak dari situ. Saat itu, naluri mempertahankan diri sangat berperan dan mendorong mereka untuk mempertahankan negerinya, tempatnya hidup dan menggantungkan diri. Inilah faktor yang melemahkannya. Ikatan inipun tampak pula dalam dunia hewan saat ada ancaman pihak asing yang hendak menyerang atau menaklukkan suatu negeri. Namun, bila suasanya aman dari serangan musuh dan musuh itu terusir dari negeri itu, sirnalah kekuatan ini. Dalam sejumlah negara, kekhawatiran akan melemahnya nasionalisme mulai dibicarakan, termasuk Indonesia yang terus terancam oleh disintegrasi sejak era reformasi yang mulai diganti dengan wacana lokalisme akibat semangat ‘otonomi daerah’ yang kebablasan.

Tahap demi tahap, tahun demi tahun telah kita lalui, masih saja kita melihat bangsa ini tidak berdaya. Mungkin memang benar, bangsa ini tidak mampu apa-apa lagi, karena tak punya orientasi bersama. Hanya individualis. Ibarat sapu lidi, meski jumlah lembaran lidinya banyak, tapi kalau hanya bergerak sendiri-sendiri, tidak akan mampu apa-apa. Disinalah semangat nasionalisme bangsa Indonesia melemah. Semangat nasionalisme paling baik yang di miliki Indonesia adalah saat ketika zaman memperoleh kemerdekaan, pada saat itu semua orang mengorbankan kepentingan pribadi untuk kepentingan bangsa sampai banyak suami-suami yang meninggalkan anak dan istrinya hanya untuk berperang dan merebut bangsa indonesia dari para penjajah. Semangat nasionalisme yang luar biasa inilah yang tidak terlihat lagi di era sekarang.

Betapa hebatnya bangsa ini jika para pahlawan yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi masih hidup sampai saat ini. Karena merekalah kita bisa hidup damai di bangsa ini dan tidak seharusnya kita merusak kedamaian bangsa ini dengan melupakan semangat nasionalisme. Tumbuhkan jiwa nasionalisme di dalam hati kalian karena kalianlah penerus bangsa ini, bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s