Tugas 2 Softskills Kewirausahaan

Posted: November 25, 2010 in tulisan Heri yang lainnya,,click this

Tugas 2 Softskills Kewirausahaan

Nama : M. Heriyadi

Kelas : 2DD04

NPM : 32209201

Jawablah pertanyaan berikut dengan lengkap ! 1. Dari jenis usaha yang anda rumuskan pada tugas 1 buatlah : a. Perencanaan keuangan dari usaha yang akan saudara dirikan b. Bentuk kepemilikannya c. Rencana Pemasaran yang meliputi : kondisi pasar, kondisi pesaing, bentuk kegiatan promosi yang akan dilakukan dan hal hal lain yang dibutuhkan untuk memasarkan produk anda. 2. […

Jawaban :

a . Perencanaan Keuangan

Perencanaan Keuangan usaha saya sebenarnya adalah Kedisiplinan saya dalam mengelola Keuangan Pribadi/ Keuangan perusahaan. Harus dipisahkan antara Keuangan untuk kebutuhan hidup sehari hari dengan keuangan untuk usaha, meskipun usaha tersebut saya jalankan di halaman rumah rumah. Usaha yang saya dirikan adalah 5 usaha di jadikan 1 atau bisa dikatakan 5 in 1, jadi saya harus melakukan perencanaan dan penggunaan keuangan yang baik, karena usaha apapun mau besar ataupun kecil tanpa perencanaan dan penggunaan keuangan yang baik akan gagal padahal itu bisa membawa keuntungan yang besar. Usaha saya terdiri dari : fotokopian, sembako, pulsa, laundy dan pemesanan produk sophie martin, semua ini saya kemas dalam satu kesatuan usaha otomatis saya harus benar-benar teliti dalam melakukan perencanaan keuangan supaya tidak menyimpang dari tujuan awal saya.

Langkah-langkah perencanaan keuangan yang saya lakukan :

1. Membedakan apa yang dibutuhkan dan yang tidak Langkah pertama yang saya lakukan dalam perencanaan keuangan adalah, membedakan apa yang saya butuhkan dan apa yang tidak saya butuhkan untuk kelangsungan hidup usaha saya. Setelah itu saya membuat catatan mengenai apa-apa yang benar-benar dibutuhkan dalam usaha saya. Alasan saya membuat catatan supaya saya tidak membeli barang yang tidak saya butuhkan.

2. Memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi Ini saya rasa sangat penting, karena keuangan untuk usaha digunakan untuk modal usaha selanjutnya jangan dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari, misal saya ingin membeli baju tetapi saya mengambil uang dari uang hasil usaha. Keadaan seperti ini jika dibiarkan dalam artian menjadi kebiasaan maka usaha yang saya jalankan pasti akan rugi suatu saat nanti. Solusinya adalah saya membuka dua rekening di bank, satu untuk keuangan pribadi saya dan yang kedua untuk keuangan usaha saya. Jadi saya tidak aka nasal dalam penggunaan uang untukl kebutuhan apapun.

3. Mencatat semua pengeluaran dan pemasukan Setiap ada barang yang laku dan pengeluaran yang saya lakukan termasuk piutang-piutang, sesibuk apapun saya, saya tidak pernah lupa untuk mencatat semuanya, karena ingatan manusia tidak akan lama suatu saat akan pasti hilang jadi sebelum hilang saya catat dulu hal penting itu. Guna saya mencatat pemasukan dan pengeluaran adalah agar saya dapat mengidentifikasi berapa pemasukkan dan pengeluaran saya per-hari jika saya tidak melakukan ini otomatis saya tidak tahu kemana uang saya pergi.

4. Cash Flow Positif Berbicara mengenai untung dan rugi. Kalau hasil penjualan dikurangi biaya produksi dan biaya-biaya perusahaan adalah positif maka perusahaan tersebut untung, dan kalau hasil negatif maka rugi. Untuk membuat perencanaan keuangan perusahaan, maka Cash Flow harus positif, sehingga merencanakan keuangan selanjutnya lebih mudah. Bagaimana kalau Cash Flow perusahaan tersebut Negatif / rugi? Yang harus dilakukan adalah menekan biaya produksi/biaya yang lain lebih kecil dari pemasukan.

5. Menyediakan Dana Darurat Menyediakan dana darurat juga sangat penting karena saya tidak akan tahu bagaimana kedepannya nanti dari usaha saya apa akan sepi pesanan ataupun pesanan yang sangat banyak sehingga memerlukan dana yang lebih besar dari yang kita rencanakan. Dengan menyediakan dana darurat usaha saya akan tetap berjalan dan tidak perlu khawatir kekurangan modal.

6. Menyisihkan untuk hidup di akan Datang ( Dana PEnsiun ) Mempersiapkan dana pensiun dalam perencanaan keuangan Usaha Kecil Menengah juga merupakan salah satu hal penting yang perlu direncanakan sejak awal. Karena saya pasti tidak ingin terus menerus bekerja jika fisik saya sudah tidak mampu lagi dan harus ada regenerasi yang mungkin dilanjutkan oleh anak-anak saya nanti. untuk dana pension saya tidak mengambil dari uang yang terkumpul dalam usaha saya tetapi saya sudah menyisihkan sebagian dari keuntungan usaha saya jadi tidak menganggu keuangan usaha saya.
Beberapa alasan pentingnya perencanaan keuangan dana pensiun adalah:

1. Ketidakpastian fisik di masa yang akan datang

2. Ketidakpastian ekonomi di masa yang akan datang

3. Tingginya biaya hidup nanti

7. Menyediakan dana tak terduga Saya tidak akan tahu apa yang terjadi dengan usaha dan lingkungan saya nanti kedepannya, apa akan terjadi bencana alam. Pencurian toko saya dan lain-lain. Dan untuk mengantisipasi keadaan yang tidak pernah saya ketahui maka saya harus menyediakan dana untuk hal seperti ini. Jika memang benar-benar terjadi saya tidak perlu panik dan tetap bisa melanjutkan usaha saya.

b. Bentuk Kepemilikan

Usaha yang saya jalankan tak memiliki modal yang besar seperti PT, serta jumlah tenaga kerja yang saya kerjakan juga sedikit jadi bentuk kepemilikan usaha saya adalah Perusahaan Perseorangan, sehingga saya tidak memerlukan izin dari pemerintah untuk mendirikan usaha. Keuntugan dari bentuk Perusahaan Perseorangan adalah keuntungan bisa di nikmati sendiri, tidak ada pajak, jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup

 

c Rencana Pemasaran

Kegiatan pemasaran selalu ada di dalam setiap usaha, baik usaha yang berorientasi profit maupun usaha sosial, tanpa pemasaran jangan diharapkan konsumen akan membeli produk atau barang pada usaha kita. Dalam pemasaran kita harus memperhatikan bauran promosi ( produk, harga, lokasi, dan promosi ) serta juga harus memperhatikan kondisi pasar yang akan kita masuki, serta kondisi pesaing. Ini merupakan satu kesatuan dari kegiatan pemasaran yang tidak boleh dilewatkan satupun. Untuk mengetahui kondisi pasar dan kondisi para pesaing dari usaha yang saya jalankan saya melakukan pengumpulan sistem informasi dan riset pasar yang dijalankan dan dikembangkan akan sangat memudahkan saya dalam melakukan kegiatan pemasaran. Keuntungan lain yang saya diperoleh dengan adanya sisten informasi dan riset pasar adalah dapat mengetahui setiap gejala yang terjadi di pasar, sehingga saya pun dapat menyesuaikan dengan perubahan keinginan dan kebutuhan pasar serta juga berguna untuk memantau kegiatan yang dijalankan oleh pesaing sehingga memudahkan saya menyusun strategi melawan pesaing atau paling tidak saya berusaha mengimbangi setiap kegiatan yang dilakukan oleh pesaing saya.

– Kondisi Pasar

Dengan informasi dan berbagai riset yang telah saya lakukan, pasar memerlukan toko yang serba ada sehingga mereka tidak perlu pergi ke tempat lain untuk mendapatkan barang yang mereka butuhkan. Contoh mereka ingin fotokopi izajah dan mereka juga memerlukan bahan-bahan sembako tetapi di fotokopian itu tidak menjual bahan-bahan sembako otomatis mereka akan pergi ke tempat lain untuk memperoleh bahan-bahan sembako. Contoh segmetasi pasar seperti ini membuat saya memutuskan untuk membuat usaha yang semua orang butuhkan jadi tidak hanya satu jenis. Saya rasa ini sudah cukup tapi saya melakukan riset pasar lagi saya observasi kondisi pasar di sekeliling saya, saya pantau apa yang pasar butuhkan dan apa yang tidak ada di dalam usaha saya. Setelah saya mengumpulkan data dari observasi saya akhirnya saya membuat keputusan untuk menambah lagi usaha saya yaitu pulsa, laundry dan pemesanan produk Sophie Martin. Saya rasa untuk di lingkungan saya, saya sudah membuka usaha yang benar-benar dibutuhkan pasar. INSYAALLAH dalam usaha saya akan ada barokah dari Allah swt. AMIN

-Kondisi Pesaing

Informasi dan riset yang saya lakukan benar-benar sangat bermanfaat sekali dalam usaha saya. Karena usaha saya ada 5 jenis dalam satu bentuk usaha otomatis pesaing saya ada 5 pesaing yang harus saya pantau terus.

Berikut penjabaran para pesaing saya di klasifikasikan berdasarkan jenis usaha :

1. Fotokopian Disekitar lingkungan saya hanya ada 1 fotokopian yang menjadi pesaing saya. Jadi ini bisa memudahkan saya untuk mengidentifikasi pesaing saya tersebut. Saya menganalisis kekuatan dan kelemahan, sumber daya yang dimiliki serta produk dan harga yang pesaing tawarkan ke pasar. Kelemahan dari pesaing saya itu terletak di sumber dayanya yang hanya mempekerjakan satu orang pegawai saja. Sedangkan di usaha saya ada 4 orang pekerja. Setelah itu saya pantau dari segi produk yang mereka jual apa-apa saja yang tidak ada di dalam usaha mereka. Kemudian yang paling penting adalah dari segi kemasan. Yang dimaksud kemasan adalah hasil dari fotokopian saya serta penjilidan buku-buku apakah rapi atau tidak. Ini selalu menjadi prioritas utama saya agar konsumen tidak beralih ke pesaing saya.

2. Pulsa Dari pesaing saya dalam usaha penjualan usaha saya hanya memantau harga yang di pasang oleh pesaing. Saya berikan harga yang murah dari pesaing saya kepada konsumen. contoh pulsa 5.000 mereka jual Rp. 7000 maka saya menjual Rp.6000.

3. Laundry Pesaing laundry cukup banyak ada 3 pesaing laundry di lingkungan saya. Biasanya para konsumen laundry kendalanya adalah lama pencucian bajunya yaitu sekitar 9-10 hari. Mereka tidak ingin pakaian yang mereka titipkan di laundry terlalu lama. Karena siapa tahu mereka ingin langsug memakainya. Serta kualitas dari laundry tersebut. Pasar menginkan pakainnya cepat di antar, bersih dan wangi. Saya selalu berikan ketiganya dalam usaha laundry kepada konsumen. Tujuan saya sama seperti usaha saya yang lain adalah agar konsumen tidak beralih ke pesaing saya.

4. Bahan-bahan Pokok Pesaing saya dalam usaha ini sangat banyak sekali di lingkungan saya. Agar saya tidak salah langkah saya mematok harga tidak lebih mahal dari pesaing saya. Saya hanya mengandalkan letak geografis dari tempat usaha saya. Karena konsumen pasti tidak perlu jauh-jauh membeli barang yang di butuhkan kalau di tempat yang dekat saja sudah ada.

5. Pemesanan Produk Sophie Martin Dalam usaha ini saya tidak memiliki pesaing. Karena di lingkungan sekitar usaha saya tidak ada usaha yang seperti ini. Jadi saya tidak perlu khawatir dengan gangguan para pesaing. Promosi Karena usaha saya terletak di halaman rumah saya jadi saya tidak perlu melakukan promosi yang besar-besaran. Hanya cukup dengan spanduk besar yang terpampang di depan halaman rumah saya. Di dalam spanduk sudah menjelaskan jenis-jenis barang yang saya jual. Serta selain itu dalam usaha saya ini konsumen adalah raja. Yang harus di manjai, jadi saya memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen

– Promosi

Karena usaha saya terletak di halaman rumah saya jadi saya tidak perlu melakukan promosi yang besar-besaran. Hanya cukup dengan spanduk besar yang terpampang di depan halaman rumah saya. Di dalam spanduk sudah menjelaskan jenis-jenis barang yang saya jual. Serta selain itu dalam usaha saya ini konsumen adalah raja. Yang harus di manjai, jadi saya memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen

Untuk Soal nomor 2 tidak dapat ketahui apa soalnya,,,karena pas di READ MORE tidak muncul apa-apa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s