SUKA DUKA SAYA MENJADI ENTERPRENEUR

Posted: Januari 4, 2011 in tulisan Heri yang lainnya,,click this

Menjadi entrepreneur memang sangat menyenangkan. Terutama ketika ada pembeli yang membeli barang kita. Namun tetap ada suka dan duka ketika saya menjalani ini. Saya mendirikan usaha fotokopian sejak 3 Agustus 2010 lalu, karena saya tidak memiliki lokasi jadi saya mendirikannya di halaman rumah saya. Memang benar ketika usaha pertama kali di dirikan bisa dikatakan itu adalah masa-masa yang sangat tidak mengenakkan, karena orang belum tahu apa yang kita jual.

Yang masih saya ingat sampai sekarang ketika awal saya mendirikan usaha ini jarang sekali pembelinya sampai mau nangis saya melihat jarang sekali yang datang ke toko saya. Itu terjadi ketika awal bulan Ramadhan kemarin. Sampai saya punya pikiran akan menutup toko saja. Tetapi Allah datang menolong saya tak lama kemudian jumlah konsumen di toko saya sangat meningkat, suatu keadaan yang sangat berbeda sekali. Duka lain yang saya rasakan adalah ketika saat saya di tipu dengan supplier, dia berani memasang harga dengan sangat rendah dan saya pun tidak tanggung-tanggung saya langsung membeli persediaan dengan jumlah yang sangat besar karena harganya sangat murah sekali. Tetapi sudah timbul rasa curiga dalam hati saya. Apa benar harganya semurah itu? Saya selalu bertanya-tanya dalam hati saya. Supplier  pun menyuruh saya untuk mentransfer uangny terlebih dahulu setelah barang akan di antar. Saya tidak mau tertipu dan saya bilang kepada supplier itu “ antar dulu barang yang saya pesan sampai ke depan rumah setelah itu baru saya bayar semuanya”. Akhirnya supplier itu tak pernah datang sampai detik ini. Akhirnya saya sadar kalau supplier tersebut adalah penipu. Untunglah Allah masih melindungi saya, kalau tidak bisa rugi berapa juta usaha saya.

Semakin hari saya semakin menikmati usaha saya, sempat tersendat di awal tetapi dapat berjalan dengan baik selanjutnya. Senang rasanya melihat banyak konsumen yang datang, beli ini beli itu, satu rasa yang tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata. Terima kasih ya ALLAH Engkau telah menolong hamba-Mu ini.

Ada pelajaran yang dapat saya ambil dari semuanya. Yaitu ketika kita merasa akan gagal jangan kita mengikuti ego kita untuk mundur, gunakan hati dan pikiran agar kita bisa mengatasinya dan terus maju dan maju sampai kita bisa mengenang saat kita hampir gagal tersebut. Serta dalam berenterpreneur sangat di butuhkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan. Benar-benar harus di pikirkan dengan hati dan pikiran yang bersih supaya kita tak akan pernah menyesal di kemudian hari.

 

Allah Maha Besar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s