Liberalisasi Perdagangan

Posted: Januari 8, 2012 in tulisan Heri yang lainnya,,click this

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Pendukung yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasional telah terjadi selama ribuan tahun.

Dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional.

Menurut Amir M.S.,bila dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, maka perdagangan internasional sangat rumit dan kompleks. Kerumitan tersebut antara lain disebabkan karenaadanya batas – batas ploitik dan ke negaraan yang dapat menghambat perdagangan, misalnya dengan bea, tarif atau quota barang impor. Selain itu, kesulitan lainnya timbil karena adanya perbedaan budaya, bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, dan hukum dalam perdagangan.

Menurut Sadono Sukirno, manfaat perdagangan internasional adalah sebagai berikut:

  1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri. Banyak faktor – faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil produksi disetiap negara. Faktor – faktor tersebut diantaranya :

–          Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan iptek dan lain – lain. Denga adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri.

  1. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi. Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.
  2. Memperluas pasar dan menambah keuntungan. Terkadang, para pengusaha tidak menjalankan masing – masing (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka kawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Demngan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin – mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut ke luar negeri.
  3. Tranfer teknologi modern. Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efisien dan cara – cara manajemen yang lebih modern.

 Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan internasional diantaranya sebagai berikut :

  1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
  2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara.
  3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pegetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi
  4. Adanya kelebihan produksi dari negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
  5. Adanya perbedaan keadaan sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatsan produksi.
  6. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
  7. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain.
  8. Terjadinya eraglobalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s