Jokowi Masuk Nominasi 25 Besar Wali Kota Terbaik di Dunia

Posted: November 28, 2012 in tulisan Heri yang lainnya,,click this

Masuknya Wali Kota Solo, Joko Widodo sebagai nominator wali kota terbaik di dunia dinilai sebagai pengakuan sekaligus legitimasi atas keberhasilan kepemimpinannya. Pengakuan tersebut  merupakan hal yang positif bagi Kota Solo. Dunia internasional telah memberikan perhatian terhadap Kota Solo. Meski demikian, masyarakat diharapkan tetap kritis terhadap Jokowi yang sudah dinilai berhasil memimpin Solo selama tujuh tahun terakhir ini.

Demikian rangkuman pendapat dari akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berkaitan dengan hasil survei online pemilihan wali kota terbaik di dunia yang diadakan lembaga nirlaba The City Mayors Foundation.

“Nomisasi sebagai wali kota terbaik itu merupakan bentuk pengakuan sekaligus legitimasi keberhasilan kepemimpinan Jokowi.  Secara umum masyarakat Kota Solo sudah mengakui keberhasilan itu, salah satunya saat pemilihan kepala daerah (pilkada) periode kedua yang 90 persen lebih memilih kembali Jokowi,” kata Didik G Suharto, staf pengajar Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kepada SP, Senin (25/6) pagi di Solo.

Pengamat birokrasi pemerintahan dari UNS Solo, Rutiana Dwi Wahyuningsih juga mengatakan bahwa tidak ada yang meragukan pencapaian Jokowi dalam memimpin Kota Solo. “Tetapi saya berharap masyarakat tetap kritis, karena jika tidak maka akan terjebak pengagungan yang berlebihan dan itu tidak baik buat Jokowi maupun Kota Solo secara keseluruhan,” ujarnya.

Jokowi, sebagai wali kota di Indonesia, yang melaju sendirian masuk nominasi 25 besar kandidat wali kota terbaik dunia yang digelar The City Mayors Foundation.  Sebelumnya, dalam nominasi 70 besar kandidat wali kota terbaik, masih tercatat beberapa wali kota di Indonesia seperti Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Namun, dalam rilis yang dikeluarkan The City Mayors Foundation, Senin (18/6), tinggal Jokowi yang kini menjadi calon gubernur DKI Jakarta yang tersisa.

Di dalam situsnya, www.worldmayor.com, lembaga nirlaba yang berbasis di London tersebut, menjadikan Jokowi sebagai satu-satunya wali kota dari Indonesia bersama dengan empat Wali Kota Telaviv, Israel, Wali Kota Angeles City, Filipina, Wali Kota Changwon, Korea Selatan dan Wali Kota Ankara, Turki sebagai wakil Benua Asia.

Rutiana yang juga pengajar di FISIP UNS ini mengatakan prestasi Jokowi yang utama dalam pandangannya adalah kemampuannya untuk  mengomunikasikan kebijakannya yang visioner. Kehendak memajukan dan menyejahterakan masyarakat bukan sebatas kemauan pribadi tetapi menjadi kehendak kolektif melalui prinsip partisipasi. Jokowi membuka ruang keterlibatan masyarakat. “Manajemen modern diterapkan dalam kepemerintahan,” ujarnya.

Didik dan Rutiana menambahkan, penilaian dari lembaga nirlaba itu harus dibuka ke publik. Hal itu penting agar bisa masyarakat mengetahui parameter atau kriteria penilaian yang menempatkan Jokowi sebagai lima wali kota terbaik di benua Asia. “Publik harus mengetahui bagaimana penilaian dan parameter yang menempatkan Jokowi sebagai salah wali kota terbaik di dunia,” kata Didik.

Diminta tanggapannya tentang hal ini , Jokowi mengaku tidak memikirkannya. Dia bahkan tidak pernah mengetahui jika tidak diberitahu oleh salah satu anggota tim sukses Gubernur DKI Jakarta. Menurut Jokowi, dirinya juga tidak terkejut. “Rasanya biasa saja karena sudah biasa mendapat penghargaan seperti itu,” kata Jokowi.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, dia tidak mengikuti perkembangan penilaian penghargaan tersebut yang rutin diberikan sejak tahun 2004 tersebut. Meski demikian dia mengakui prestasi menjadi wali kota terbaik di dunia tersebut akan menjadi prestasi tersendiri untuk dalam posisinya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. “Ini bisa dijadikan modal kampanye Calon Gubernur DKI Jakarta,” katanya.

“Penghargaan itu merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab yang harus dijalani.   Saya akan tetap akan mempertahankan kehormatan tersebut, dan tidak akan terlena. Ini merupakan tanggung jawab yang harus saya jalani,” katanya kepada SP, Minggu (24/6) malam di Jakarta.

Selain harus mengalahkan empat wali kota dari Asia, Jokowi juga harus bersaing dengan wali kota dari benua lainnya. Tercatat ada lima wali kota dari Amerika Utara, empat wali kota dari Amerika Latin, tujuh wali kota dari Eropa, dua wali kota dari Australasia, dan dua wali kota dari Afrika. Penilaian sebagai wali kota terbaik di dunia tersebut dilakukan dengan survei online. Pemberi suara diminta untuk memberi dukungan disertai dengan alasan memilih kandidat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s